Thursday, December 1, 2011

Kontroversial Peristiwa 65

Hari ini gw nonton film judulnya GIE dan gw baru pertama kali nonotn filmnya, pdhl pertama keluar sejak gw kelas 1 smp. Baik ditengah tengah film maupun setelah nonton rasanya darah gw mendidih. Kenapa gw ngerasa seperti itu? karena gw miris ngeliat perjuangan Soe Hok Gie yg menurut gw sia sia, menurut gw tujuan dia menjatuhkan Soekarno karna ia sering melihat kesenjangan sosial dan kesewenang wenangan pemerintah saat itu dalam mengambil kebijakan yg seolah olah semua keputusan pengambilan kebijakan ada di tangan Soekarno. Seperti yg kita ketahui Soekarno pun akhirnya lengser dari jabatannya karena dianggap mengetahui pemberontakan 30 september '65 dan tidak melakukan tindakan apapun untuk mencegahnya. Dan Let.Jend Soeharto pun ditetapkan mprs untuk menggantikan Soekarno sebagai Presiden RI.

Dan skrg kita fokus ke peristiwa gerakan 30 september. Apa yg terjadi di tanggal itu? Isu adanya dewan jenderal yg akan menggulingkan pemerintahan merebak di masyarakat dan pasukan pengawal Soekarno atau yg dikenal dengan Cakrabirawa melakukan usaha2 untuk melindungi presiden dgn cara melakukan penangkapan terhadap sejumlah petinggi2 abri yg yg diduga sebagai bagian dewan2 jenderal tsb. Dan esoknya pasukan kostrad yg dipimpin jenderal Soeharto bergerak cepat dan melakukan perlawanan thd gerakan tsb dan tentunya menumpas pasukan Cakrabirawa tsb dan ketika semua terdakwa telah ditangkap tersebutlah nama PKI yg di anggap dalang dari peristiwa tsb. Dan setelah Soeharto menjadi presiden semua simpatisan PKI dan semua yg tertuduh sebagai anggota PKI ditangkap dan diasingkan atau bahkan dihukum mati dan dsiksa tanpa diketahui publik.Dan tidak hanya para simpatisan dan tertuduh PKI yg ditangkap dan disiksa atau bahkan dibunuh, masyarakat dari golongan cina pun tidak luput dari ancaman tsb entah apa alasannya pemerintahan saat itu melakukan hal2 tsb dan jelas sudah perjuangan Soe Hok Gie menjadi sia2 dan bahkan korupsi pun mulai sering merebak dan teman2 seperjuangannya yg dulu ikut bersamanya menuntut mundurnya Soekarno sudah lupa dgn tujuan awalnya.

Dari peristiwa tsb ada beberapa hal yg menarik yg menimbulkan pertanyaan2. Apa mungkin partai sebesar PKI melakukan hal bodoh dgn membunuh rival politiknya? padahal tindakan tersebut jelas2 kesalahan besar dan tentu saja akan mendapat perlawanan dimana mana apalagi d pemilu sebelumnya PKI termasuk dalam 5 besar pemenang pemilu dan peti ggi2 PKI adalah org intelek yg gw rasa terlalu naif utk mengambil tindaka seperti itu dan PKI taun 65 menurut gw adalah PKI yg berbeda dgn PKI tahun 48 yg melakukan pemberontakan di Madiun karena PKI tahun 65 lebih condong ke Cina sedangkan PKI taun 48 lebih ke Sovyet yg menurut saya komunis Cina lebih soft dripada Sovyet dan tentu saja manusia yg berpikir tidak akan melakukan kesalahan yg sama 2 kali jadi perlu dicurigai apa benar PKI dalang semua ini? atau PKI terjebak dalam permainan politik yg kotor yg tidak menginginkan Indonesia terpengaruh oleh komunis karena saat itu terjalin kerjasama poros Jakarta-Peking? sehingga dgn tertuduhnya PKI komunis pun bisa dihilangkan dari Indonesia dan itu berarti kemenangan bagi aliran kapitalis dan liberalis di Indonesia dan blok barat pimpinan Amerika Serikat berarti berhasil menguasai Indonesia saat itu.Dan yg menurut saya yg paling mencurigakan adalah apa benar saat itu pasukan Cakrabirawa yg menculik jenderal2 tsb atau ada pasukan misterius yg mendompleng nama Cakrabirawa? Karena pasukan tersebut merupakan pengawal pribadi Soekarno dan tentu saja tuduhan akan mengarah ke Soekarno. Ada fakta menarik yg gw temuin saat berdiskusi dgn orang tua saya ttg hal ini, ibu saya bercerita bahwa ada salah satu anggota keluarga kami yg mantan anggota Cakrabirawa dan dia bercerita bahwa pasukan Cakrabirawa saat itu sebenernya dibubarkan dan tiap2 anggota dsuruh untuk kembali ke rumah masing tanpa alasan yg jelas. Jika hal tsb benar lalu satuan apa yg menculik jenderal2 tsb jika Cakrabirawa bknlah pelakunya? dan syp yg mengumpulkan mereka dan menyuruh mereka untuk melakukannya?  Gw dapet informasi bahwa org2 yg menjadi pasukan tersebut hanya tahu bahwa org2 yg akan diculik adalah pengkhianat negara dan apa yg mereka lakukan adalah demi menyelamatkan negara tentu saja sebagai warga negara mereka dengan suka hati melakukannya terlebih org menyuruh mereka pasti bkn org sembarangan sehingga mereka mau melakukan ini, padahal mereka tidak tahu dan hanya dijadikan kambing hitam atas kejadian ini. Apakah ada yg bermain di tengah2 konflik antara ABRI dan PKI? Hingga skrg pertanyaan2 tsb belum ada yg bisa menjawab.

Baru2 ini penelitian ttg peristiwa tsb kembali dibuka dan bukti terbaru menurut gw berkesimpulan ada pihak k3 yg bermain dalam peristiwa tsb dan pihak k3 tsb diyakini adalah Amerika Serikat karena ditemukannya dokumen Gilchrist yg dicurigai milik Amerika. Dan yg terbaru namun tampaknya tidak dianggap penting oleh masyarakat Indonesia yaitu pernyataan dari seorang kandidat calon presiden AS dari partai republik, dia berkata "Sudah seharusnya kita menarik diri dan keluar dari wilayah itu (Pakistan). Coba contoh Indonesia pada 60-an, AS membantu mereka menuju era moderen"(sumber:okezone.com). Pernyataan ini tentu saja merupakan bukti penting keterlibatan Amerika Serikat di tahun 65 dan menurut gw harus dikaji ulang ttg kebenaran peristiwa tahun 65 agar masyarakat tahu apa yg sebenernya terjadi di tahun tsb.